Komponen Catu Daya Dan Fungsinya

Dalam kehidupan sehari-hari sumber daya listrik yang di gunakan untuk peralatan listrik, baik pada rumah tangga maupun yang di indsutri, pada umumnya berasal dari PLN. Dan sumber daya listrik dari PLN merupakan sumber arus bolak-balik dengan tegangan sebesar 220 volt dan 380 volt. Sedangkan pesawat elektronika dan rangkaian-rangkaian kontrol elektronika membutuhkan sumber daya listrik arus searah atau yang biasa di sebut DC (Direct Current). Agar listrik PLN bisa kita gunakan, maka di perlukan suatu alat yang bernama Catu Daya atau Power Supply.

Komponen Catu Daya Dan Fungsinya

Power Supply adalah pesawat atau alat yang mampu mengubah tegangan arus bolak balik menjadi tegangan arus searah. Berikut komponen-komponen Catu Daya dan fungsinya:

Transformator Penurun Tegangan

Jenis Trafo atau Transformator yang banyak di gunakan adalah jenis Trafo penurun tegangan atau Trafo step down. Trafo penurun tegangan adalah Trafo yang di gunakan untuk menurunkan tegangan primer yang tinggi. Misalnya sebesar 220 volt atau 380 volt, menjadi tegangan yang lebih rendah pada bagian sekundernya, 6 volt, 12 volt atau 24 volt. Ada 2 jenis Trafo penurun tegangan yaitu Trafo penurun tegangan dengan Center Tap (CT) dan Trafo penurun tegangan tanpa CT.

Penyearah (Reactifier) 

Penyearah merupakan bagian dari power supply yang berfungsi untuk mengubah tegangan bolak balik atau alternating current (AC) yang telah di turunkan oleh trafo, menjadi tegangan Directing Current (DC), dan komponen yang berfungsi sebagai penyearah adalah Diode.

Penyaring 

Untuk pesawat elektronika yang memerlukan arus searah yang lebih rata, di perlukan rangkaian penyearah yang di beri penyaring (filter). Dan komponen filter ini terdiri atas tahanan atau Resistor (R) dan Kapasitor (K).

Penyetabil Tegangan

Untuk memperoleh tegangan yang variabel pada output suatu Catu Daya dan sekaligus sebagai alat penyetabil tegangan, maka di gunakan Potensiometer. Keuntungan Potensiometer sebagai alat pengatur tegangan adalah lebih murah di bandingkan dengan alat penyetabil tegangan secara otomatis. Sedangkan kerugiannya adalah tegangan output yang tidak stabil, pada setiap ada perubahan tegangan input atau perubahan beban. Hal ini mengakibatkan gangguan pada pesawat elektronikanya. Dan dapat berakibat pada percepatan kerusakan pesawat elektronika yang di pakai.

Sampai di sini sedikit penjelasan tentang Komponen Catu Daya dan Fungsinya, semoga bisa menambah pengetahuan kita dan bermanfaat bagi kita semua, terima kasih.




x

1 Response to "Komponen Catu Daya Dan Fungsinya"

  1. mari gabung bersama kami di Aj0QQ*c0M
    BONUS CASHBACK 0.3% setiap senin
    BONUS REFERAL 20% seumur hidup.

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel