Jenis-Jenis Fauna Di Indonesia Yang Mulai Langka

Saya akan berbicara tentang nama - nama flora dan fauna yang akan kita kenal di dunia. Salah satu hal membuat indonesia keanegaragamannya fauna dan flora yang banyak karena indonesia memiliki letak geografis yang sangat mendukung bagi perkembang biaknya flora dan fauna. Iklim tropis yang berasal dari Indonesia menjadi salah satu faktor yang mendukung untuk flora dan fauna.

Kesuburan tanah serta tumbuhnya bermacam - macam tanaman (flora) salah satunya, tumbuhan yang merupakan makanan serta menjadi tempat berlindung (bersarang) para fauna yang banyak tumbuh di Indonesia sepanjang tahun. Hal ini yang membuat Indonesia memiliki flora dan fauna yang tidak memiliki di negara lain.

Jenis-Jenis Fauna Di Indonesia

1. Komodo 

Komodo salah satu hewan mamalia yang hanya d imiliki Indonesia, nama latin dari komodo Varanus Komodensis. Komodo merupakan spesies kadal terbesar yang ada di dunia yang hanya hidup di pulau Komodo, Rinca, Gili Montang, Flores dan Nusa Tenggara  (Gali Dasami). Di daerah tersebut nama komodo yang dikenal oleh masyararakat sekitar adalah ''Ora''

Jenis-Jenis Fauna Di Indonesia Yang Mulai Langka
Komodo

Saat ini hewan komodo hewan yang sangat di lindungi oleh pemerintah karena akan keberadaan fauna tersebut, karena hampir punah. Kelestarian fauna ini di jaga dengan didirikan taman nasional atau disebut juga Marga Satwa (tempat hewan hampir punah).

Komodo atau disebut juga Varanus Komodensis di temukan pada tahun 1910 oleh seorang peniti dari barat. Komodo ini ukuran yang sangat besar dengan panjang rata - rata 2 - 3 meter membuat dirinya pantas disebut juga kadal raksasa. Hewan pemakan daging ini sering juga berburu mangsa yang lebih besar darinya karena komodo ini memiliki gigi yang sangat beracun yang bisa mematikan mangsanya.

2. Orang Utan

Orang Utan salah satu jenis spesies kera atau monyet terbesar di Asia. Jenis orang utan saat ini ada di Indonesia yaitu spesies Pongo Pygmaeus dan Pongo Abelii. Kedua spesies ini yang hanya hidup dipulau Kalimantan dan pulau Sumatra.

Jenis-Jenis Fauna Di Indonesia Yang Mulai Langka
Orang Utan

Populasi saat ini di Indonesia menjacapai 90% dan sisanya tersebar di daerah sabah dan serawak negara Malaysia. Saat ini populasi Orang Utan ini termasuk daftar merah IUCN karena memliki potensi keterancaman akan kepunahannya. Keadaan ini di perkuat dengan tercantumnya dalam lampiran 1 Konvensi perdagangan Internasional Spesies langkah fauna dan flora liar (CITES). Oleh itu kita sebagai warna negara Indonesia wajib menjaga kelestarian dari hewan tersebut.

3. Harimau Sumatra

Harimau sumatra yang disebut juga dengan Panthera tigris sumatera merupakan spesies harimau yang asli dari pulau Sumatra yang bertahan hidup sampai saat ini. Ciri - ciri dari harimau ini adalah kulitnya yang belang, memiliki kumis dan ekor, dan ukuran harimau ini terkecil dibandingkan Harimau lainnya.

hewan langka
Harimau Sumatra

Harimau jantan  ini memiliki panjang tubuh sekitar 92 inci dari kepala sampai ekor dan beratnya mencapai 140 kg dengan tinggi 60 cm. Sedangkan pada harimau betina memiliki panjang sekitar inci dan berat mencapai 91 kg. Populasi harimau sumatra saat ini hanya tersisa 400 - 500 ekor yang termasuk juga satwa kritis atau disebut juga hwan hampir punah (critically endangered). Penhancuran habitat merupakan ancaman terhadap populasi ini. Tercatat juga sekitar 66 ekor harimau yang mati pada tahun 1998 - 2000. Selain karena pembunuhan liar harimau sumatra sering diperdagangkan oleh orang - orang tidak bertanggung jawab. Perdagangan bagian tubuh harimau di Indonesia saat ini semakin memprihatikan. Dari survei profesional indonesia yang di dukung oleh Internasional Fund fo Animal Welfare (IFAW) pada bulan juli - oktober 2008, selama 4 bulan tim profauna mengunjungi 21 kota atau lokasi yang ada di sumatra dan jakarta. Dari 21 kota yang dikunjungi, 10 kota diantaranya ditemukan adanya bagian tubuh harimau sekitar 48%.

4. Badak Jawa

Badak jawa atau disebut juga badak bercula dan bahasa latinnya Rhinoceros sondaicus adalah anggota Rhinocerotidae yang merupakan satu dari lima spesies yang masih ada sampai saat ini. Badak ini memiliki genus yang sama dengan badak india dan memiliki kulit bermosaik atau disebut juga kulit keras yang menyerupai baju baja, badak jawa ini memiliki panjang sekitar 3 - 3,2 m dan tingginya sekitar 1,4 - 1,7 m.

Jenis-Jenis Fauna Di Indonesia Yang Mulai Langka
Badak Jawa

Meskipun disebut juga badak jawa , namun binatang ini tidak terbatas oleh spesiesnya yang hanya ditemuka di pulau Jawa. Badak ini juga pernah menjadi salah satu badak di Asia yang paling banyak menyebar populasi badak saat ini sangat kritis, kemungkinan badak jawa termasuk mamalia terlangka yang ada di Asia. Sekitar 40 - 50 ekor bada hidup di taman nasional yang ada di Jawa, Cat Tien, Vietnam. Pemburuan liar dan hilangnya habitat yang aman menjadi faktor berkurangnya populasi badak jawa ini.

5. Badak Sumatra

Badak sumatra atau disebut juga badak Asia bercula dua (Dicerorhinus sumatrensis) yang spesies langka dari famili Rhinocerotidae dan termasuk salah satu dari lima badak yang masih ada. Badak Sumatra merupakan salah satu spesies yang terlestarikan dari genus Dicerorhinus. Badak ini adalah badak terkecil, meskipun tergolong juga mamalia besar.

Hewan Langka
Badak Sumatra

Sama juga dengan badak jawa, populasi jenis badak ini juga tecantum punah, saat ini diperkiraan hanya tinggal enam dari populasi badak ini yang ada di alam liar, empat yang berada di sumatra , satu bedara di Kalimantan dan satu di semenanjung Malaysia. Jumlah badak sumatra ini sulit ditentukan, karena badak ini adalah hewan penyendiri yang tersebar luas.

6. Gajah Sumatra

Gajah sumatra adalah gajah mamalia terbesar di Indonesia , dengan berat mencapai 6 ton dengan tumbuh setinggi 3,5 meter pada bahu. Gajah sumatra ini adalah subspesies dari gajah asia yang hanya berhabitat di pulau sumatra. Gajah jenis ini berpostur tubuh lebih kecil dibandingkan dengan gajah di india. Sebanyak 65% populasi lenyap akibat oleh manusia dari 30% akibat dibunuh atau diracuni oleh manusia 2000 - 2700 ekor. 

Gajah Sumatra

Gajah sumatra menyukai hutan yang memiliki dataran rendah . Dahulu, saat habitatnya belum rusak seperti saat ini, gajah mengadakan migrasi luas. Pergerakan ini pada umumnya mengikuti aliran sungai. Gajah berpindah dari derah gunung ke daratan rendah pantai selama musim kering dan naik ke bukit satu kali ketika hujan datang.

Gajah sumatar ini memiliki 5 kuku pada bagian depan dan 4 kuku dibagian belakang. Gajah sumatra dewasa dalam sehari membuthkan makanan 150 kilogram dan air 180 liter per hari. Namun dari jumlah itu hanya sekitar 40% saja makanan yang di konsumsi oleh pencernaannya.

7. Anoa

Anoa adalah salah satu jenis satwa yang ada di sulawesi, Menjadi maskot Sulawesi Tenggara. Terdapat dua jenis anoa yaitu anoa pegunungan dan anoa daratan rendah, keduanya tinggal di hutan yang tidak  di jamah oleh manusia / masyarakat. Cara membedakan dua jenis anoa ini yaitu berdasarkan bentuk tanduk dan ukuran tubuh. Anoa daratan rendah relatif berukuran lebih kecil, ekor pendek, dan memiliki tanduk yang lurus. Untuk anoa pegunungan sendiri mempunyai ukuran tubuh  lebih besar, ekor panjang kaki putih dan memiliki tanduk besar.

Anoa

Sejak tahun 1960-an anoa termasuk hewan yang berada status terancam punah, lima tahun terakhir populasi anoa menurun secara drastis. Saat ini diperkirakan hanya tertinggal 5000 ekor aja.

8. Kanguru Papua

 Kanguru papua merupakan jenis kanguru terkecil yang ada di dunia. Yang mempunyai berat hanya sekitar 3 - 6 kg, panjang sekitar 90 cm. Fauna ini merupakan salah satu jenis fauna yang di lindungi  dari kepunahan yang berasal dari papua.

Kangguru Papua

Kanguru papua ini terdiri atas dua genus yaitu kanguru pohon dan kanguru tanah. Kanguru pohon biasa menghabiskan sebagian hidupnya dohon, namun kanguru pohon juga turun untuk mencari air untuk minum. Kanguru pohon memiliki mulut yang sangat runcing dibandingkan kanguru darat. Dengan ekor yang panjang dari pangkal hingga ekor sedangkan pada kanguru darat memiliki ukuran kaki yang lebih pendek pada bagian depan. Meliki mulut agak tumpul dan tidak berbulu, dan ekor yang meruncing.

9. Jalak Bali

Jalak bali adalah spesies burung pengicau yang berukuran sedang. Panjangnya sekitar 25 cm. Ciri khasnya dari burung ini adalah bulu yang putih di seluruh tubuhnya kecuali sedikit garis hitam pada ekornya dan bagian pipinya berwarna kebiruan.

Jalak Bali

Jalak bali merupakan hewan endemik di pulau bali dan hanya ditemukan di bagian barat pulau bali, pada tahun 1991 jalak bali dikenal juga sebagai lambang provinsi pulai bali. 

Jalak bali merupakan salah satu burung yang paling diamati oleh kolektor sebagai burung peliharaan karna penampilannya yang cantik.

10. Burung Cendrawasih

Burung cendrawasih merupakan anggota family Paradisaeidae dari ordo Passeriformes. Burung cendrrawasih banyak ditemukan di bagian barat Indonesia timur, pulau - pulau selat tores, papua nugini dan Australia timur, Burung jenis ini terkenal karna mempunyai bulu yang sangat indah dan berakenaragam warna.

Burung Cendrwasih

Namun burung cendrawasih yang memiliki warna bulu yang indah dan mencolok hanya dimiliki oleh pejantan. Keinddahan yang dimilikinya di gunakan untuk menarik perhatian burung betina pada musim kawin. Selain itu memamerkan ke indahan bulu mereka, cenderawasiih jantan bahkan melakukan gerakan - gerakan atraktiff, serupa tarian yang dinamis dan indah untuk merebut perhatian betina. Tiap jenis betina cenderung berukuran lebih kecil dengan warna bulu yang tidak seindah dan semerak warna cenderawasi jantam. Nah terimakasih sudah berkunjunng diwebsite saya 








1 Response to "Jenis-Jenis Fauna Di Indonesia Yang Mulai Langka"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel