Cara Menghitung Tarif Listrik Yang Benar

Mediatutorial.web.id-  Menghitung tarif listrik yang benar adalah hal yang sebenarnya penting kita ketahui, apalagi untuk pengguna listrik pascabayar. Dan dalam cara menghitungnya pun memang menggunakan rumus, bukan menghitung dengan cara yang asal-asalan. Sehingga kita bisa menghitung sendiri tagihan listrik dari meteran. Dan kalian juga harus update tarif dasar listrik 2018, sehingga penghitungan kalian akan lebih akurat lagi.

Cara Menghitung Tarif Listrik Yang Benar

Mendengar kata rumus, mungkin kalian berpikir itu adalah hal yang rumit, sebenarnya itu tidak begitu rumit. Pada dasarnya dengan kalian mengetahui cara menghitung tarif listrik ini, kalian bisa mengira-ngira, peralatan rumah tangga apa yang kalian benar benar butuhkan, dan peralatan rumah tangga mana yang hanya menghabiskan kuota listrik kalian. Dengan begitu kalian tidak akan mengalami kebobolan dalam membayar listrik.

Baiklah mari kita simak di bawah ini langkah langkah menghitung harga listrik per Kwh. Sebelumnya simak dulu golongan tarif listrik kalian dan yang lainnya.

1. Bagaimana Cara Kita Mengetahui Golongan Tarif Listrik Kita

Mengetahui golongan listrik yang di pakai di rumah kalian, dan tarif listriknya sendiri berbeda beda berdasarkan daya listrik kalian.

Ada beberapa daya listrik yang mungkin kalian ketahui, ada yang 900 VA, 1300 VA, 2200 VA, 3300 VA, 4400 VA, 5500 VA dan 6600 VA ke atas. Pemerintah sendiri mempunyai rencana untuk melakukan penyederhanaan tarif listrik, namun sampai saat ini keputusan tersebut belum di buat.

Tarif listrik sendiri di bedakan menjadi beberapa golongan. Dengan golongan 900 VA di kenakan Rp 1.352 per kWH dan untuk yang 1.300 VA-5500 VA ke atas tarifnya Rp 1.467, 28 per kWH.

Jadi jika kalian menggunakan listrik pada golongan 3300 VA maka tarif listrik yang akan di bebankan pada kalian adalah Rp 1.467,28 per kWH.

2. Cek Alat-Alat Rumah Yang Butuh Listrik

Sekarang kalian sudah tahu bukan golongan listrik kalian, sekarang mari kita cek perabotan rumah tangga mana saja yang menyedot listrik besar. Di bawah ini sebagai contohnya:

– 5 lampu yang mempunyai daya 20 watt
– 1 unit AC 1/2 PK yang mempunyai daya 750 watt
– 1 unit LED TV 32 inci yang mempunyai daya 50 watt
– 1 set sound system yang mempunyai daya 10 watt
– 1 setrika listrik yang mempunyai daya 350 watt
– 1 unit kulkas yang mempunyai daya 300 watt
– 1 unit mesin cuci yang mempunyai daya 350 watt

Semua yang telah kalian catat di atas, sekarang kita akan umpamakan berapa lama alat-alat di atas di aktifkan atau di nyalakan. Di antara semuanya paling hanya kulkas yang menyala selama 24 jam setiap hari.

Baca Juga 1 Hektar Berapa Meter?

Estimasi Konsumsi Tarif Listrik

– 5 lampu menyala dari pukul 18.00 hingga pukul 06.00 jadi 12 jam. Dengan asumsi, jam 06.00   kalian sudah bangun tidur lalu mematikan lampu. Maka total daya dari lampu dalam satu hari             adalah 5 x 30 watt x 12 jam = 1.800 watt

– 1 unit AC yang kalian nyalakan ketika kalian akan tidur. Sebut saja sekitar pukul 21.00 hingga 05.00 jadi delapan jam. Jadi total daya penggunaan AC dalam sehari adalah 750 x 8 = 6 ribu watt

– LED TV yang kira kira menyala sekitar lima jam sehari. Konsumsi daya LED TV dalam sehari adalah 50 x 5 jam = 250 watt

– Sound system yang mungkin jarang sekali dipakai, hitung saja hanya dua jam sehari. Sound system itu bakal memakan daya 10 x 2 = 20 watt

– Setrika listrik yang kita perkirakan menyala sekitar dua jam, maka konsumsi dayanya 350 x 2  = 700 watt

– Kulkas yang pastinya menyala selama 24 jam. Konsumsi dayanya 300 x 24 = 7.200 watt.

– Dan terakhir, mesin cuci dipakai sekitar dua jam sehari. Maka daya yang di pakai 350 x 2 = 700 watt.

3. Cara Menghitung Tarif Listrik Dalam Satu Hari

Selanjutnya adalah kalian jumlahkan total konsumsi daya listrik masing-masing peralatan yang menggunakan listrik tersebut. Seperti contohnya sebagai berikut.

1.800 watt + 6.000 watt + 250 watt + 20 watt + 700 watt + 7.200 watt + 700 watt = 16.670 watt dalam sehari.

Perlu kalian perhatikan, tarif listrik menggunakan satuan Kwh atau Kilowatt per hour atau jam. Jadi untuk mendapatkan satuan Kwh, maka 16.670 watt : 1000 = 16,67 kWh.

Sekarang kalian sudah mendapatkan angka penggunaan listrik kalian dalam satuan Kwh, jadi kalian tinggal mengalikan saja dengan tarif dasar listrik per golongan. Apabila tarif dasar listrik kalian adalah Rp. 1.467, 26 maka kita bisa mendapatkan biaya listrik kalian sehari adalah:

16,67 Kwh × Rp. 1.467,26 = 24.459,23

Jadi setelah penggunaan listrik per hari kalian sudah dapat. Cara menghitung pemakaian listrik bulanan yaitu cukup dengan mengalikan 30 yang berarti 30 hari pemakaian.

24.459,23 × 30 hari = Rp. 733.766,69

Hasil yang kita dapat adalah hasil perkiraan yang kita hitung, karena kemungkinan pemakaian listrik akan berbeda beda setiap harinya. Jadi kemungkinan berbeda hasilnya dengan yang sebenarnya, paling tidak hasil yang kita dapat bisa menjadi gambaran untuk kalian.

Jadi saya sarankan, berhematlah menggunakan peralatan listrik kalian. Sehingga kalian tidak terbebani besar dalam pembayaran listrik kalian.

Cukup bermanfaat bukan cara penghitungan tarif listrik di atas, jadi kalian bisa memperkirakan, peralatan rumah tangga apa yang memang perlu kalian beli, tetapi tidak membebani pembayaran listrik kalian nantinya. Dan kalianpun bisa memperkirakan apa saja yang harus kalian pakai seperlunya, agar penggunaan listrik kalian bisa lebih di minimalisir. Semoga bermanfaat bagi kita semua, terima kasih.




0 Response to "Cara Menghitung Tarif Listrik Yang Benar"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel