Belajar CorelDraw Bagi Pemula Lengkap Dengan Tutorialnya

A. MEMBUKA PROGRAM CORELDRAW

Belajar CorelDraw Bagi Pemula- Program desain grafis adalah program komputer yang digunakan untuk membuat berbagai ilustrasi, gambar, dan teks. Contoh dari program desain antara lain CorelDRAW, Freehand, dan Photoshop. Program CorelDRAW adalah program yang digunakan untuk membuat aplikasi ilustrasi gambar dan teks secara mudah dengan hasil yang maksimal. Pembahasan program desain grafis ini menggunakan program CorelDRAW 11.

1. Membuka Program CorelDRAW Melalui Toolbar Start

Program CorelDRAW dapat dibuka dengan dua cara yaitu melalui shortcut dan toolbar start. Program CorelDRAW dengan toolbar start dapat kita jalankan dengan langkah - langkah berikut ini.

* Klik Start.
* Pilih Program.
* Pilih CorelDRAW.
* Tunggu tampilan CorelDRAW muncul.
* Klik salah satu pilihan dari tampilan dialog ini.

  -  New Graphic
       Sistem akan mempersiapkan lembar kerja baru untuk membuat tulisan artistik, pengolahan                  gambar, dan sebagainya.
    
  -  Open Last Edited
       Sistem akan membuka file hasil CorelDRAW yang terakhir disimpan.
    
  -   Open Graphic
       Sistem akan membawa kita pada dialog yang berfungsi membuka file yang ada.
  
  -   Template
       Sistem akan menyediakan kerangka file yang ada di disk.

  -   Corel Tutor
       Sistem akan mengaktifkan fasilitas tutorial dari CorelDRAW.

Baca Juga Mempercepat Windows 7 Dengan 3 Langkah Mudah

* Program siap dijalankan.

Belajar CorelDraw Bagi Pemula Lengkap Dengan Tutorialnya
Tampilan layar CorelDRAW 11

2. Membuka Program CorelDRAW Melalui Shortcut

Membuka program CorelDRAW juga dapat dilakukan shortcut. Membuka program CorelDRAW dengan menggunakan shotcut dapat dilakukan dengan langkah - langkah seperti berikut ini.

* Klik Shortcut dari CorelDRAW dengan gambar pensil berwarna biru satu kali.
   Berikut ini contoh tampilan shortcut CorelDRAW 11.
Belajar CorelDraw Bagi Pemula Lengkap Dengan Tutorialnya

Shortcut CorelDRAW 11

* Tunggu tampilan dari awal program CorelDRAW.
* Pilih salah satu format yang diinginkan seperti New Graphics, Open Last Edited, Open Graphics,        atau Template.
* Setelah itu program CorelDRAW terbuka dan siap untuk digunakan. Berikut ini contoh tampilan        lembar kerja CorelDRAW.

Belajar CorelDraw Bagi Pemula Lengkap Dengan Tutorialnya
Lembar kerja CorelDRAW 11


B. MENGENAL KOMPONEN DASAR PROGRAM CORELDRAW 

Beberapa komponen yang ada pada tampilan CorelDRAW antar lain sebagai berikut.

1. Title Bar

Title bar atau judul berisi nama program yang sedang dipakai dan nama file yang sedang dikerjakan. Berikut ini contoh tampilan title bar CorelDRAW.

Title bar CorelDRAW 11

2. Control Window

Control Window berfungsi untuk memperkecil, memperbesar, dan menutup Window. Berikut ini contoh tampilan Control Window.

Control Window

3. Menu Bar

Menu bar berisi nama - nama perintah yang digunakan untuk berbagai macam pekerjaan, yakni untuk merekam, memproses gambar, membuka file, dan lain sebagainya. Menu bar terdiri dari File, Edit, Ciew, Layout, Arrange, Effect, Bitmaps, Text, Tool, Window, dan Help. Berikut ini contoh tampilan menu bar.

Menu bar

4. Property Bar

Bagian yang berisi tombol proses berbentuk gambar atau teks yang berfungsi untuk mempermudah pemakaian dari alat toolbox yang sedang dipakai. Berikut ini contoh tampilan property bar.

Property bar

5. Toolbox

pada toolbox ini terdapat beberapa alat untuk memproses atau memodifikasi objek lain sebagainya. Berikut ini contoh tampilan toolbox.

Tampilan toolbox

6. Pick Tool

Fasilitas ini berfungsi untuk memilih ukuran, menggeser, atau memiringkan objek. Berikut ini contoh tampilan pick tool.

Tampilan pick tool

7. Scroll Bar

Scroll bar berfungsi untuk menggulung layar, gunakan penggulung vertikal jika ingin melihat layar sebelah atas atau bawah dan penggulung horizontal untuk melihat layar sebelah kiri atau kanan. Berikut ini contoh tampilan scroll bar.

Tampilan scroll bar

8. Color Palette

Color Palette biasanya berada pada samping kanan layar yang berupa beberapa warna pilihan. Jika kalian ingin menggunakannya, klik salah satu warna yang terdapat pada kotak pilihan. Berikut ini contoh tampilan Color Palette.

Tampilan collor palette

9. Ruler

Ruler sering juga disebut dengan penggaris. Untuk membuat objek gambar yang memerlukan ketepatan ukuran, satuan ukuran penggaris bisa kita ganti dengan ukuran sentimeter atau inci. Berikut ini contoh tampilan Ruler.

Tampilan ruler

10. Status Bar

Status bar berisi tentang posisi dari pointer, warna yang sedang aktif. Berikut ini contoh tampilan status bar.

Tampilan status bar

11. Tooltips

Tooltips menampilkan keterangan tentang sesuatu yang ditunjuk oleh pointer. Sebagai contoh, pada saat kalian letakkan pointer pada gambar disket tanpa diklik maka akan keluar Tooltips Save (Ctrl + S). Berikut ini contoh tampilan tooltips.

Tampilan tooltips.

12. Status Page

Status page memberikan informasi tentang sejumlah halaman yang kalian punyai dan posisi halaman yang kalian kerjakan. Berikut ini contoh tampilan status page.

Tampilan status page.

13. Printable Area

Printable Area adalah daerah tempat untuk mengadakan proses pembuatan objek gambar, biasanya berbentuk satu lembar kertas putih. Berikut ini contoh tampilan printable area.

Tampilan printable area.

14. Text Tool

Fasilitas ini digunakan untuk membuar tulisan artistik atau tulisan paragraf. Berikut ini contoh tampilan text tool.

Tampilan text tool.

15. Eyedropper Tool

Fasilitas ini digunakan untuk mengambil warna pada lembar kerja dan warna yang telah kalian ambil dari Eyedropper Tool. Eyedropper Tool terbagi dua, yaitu Eyedropper Tool dan Paintbucket Tool.

Tampilan Eyedropper Tool.

16. Interactive Tool

Fasilitas ini terdiri dari beberapa tool seperti berikut :

a. Interactive Blend
Fasilitas ini digunakan untuk menguraikan perubahan anatar dua buah objek. Berikut ini contoh tampilan interactive blend.

Tampilan interactive blend.

b. Interactive Contour
Fasilitas ini digunakan untuk menerapkan bentuk objek. Berikut ini contoh tampilan interacktive contour.

Tampilan interactive contour.

c. Interactive Distortion
Fasilitas ini digunakan untuk menerapkan bentuk distorsi objek. Berikut ini contoh tampilan interactive distortion.

Tampilan interactive distortion.

d. Interactive Envelope
Falitas ini digunakan untuk mengubah bentuk objek dengan cara menggeser node - node yang ada di sekeliling objek. Berikut ini contoh tampilan interactive envelope.

Tampilan interactive envelope.

e. Interactive Drop Shadow
Fasilitas ini digunakan untuk memberi bayangan pada objek. Berikut ini contoh tampilan interactive drop shadow.

Tampilan interactive drop shadow.

f. Interactive Extrude
Fasilitas ini digunakan untuk menampilkan efek tiga dimensi terhadap objek sehingga objek tersebut akan tampak tiga dimensi. Berikut ini contoh tampilan interactive extrude.

Tampilan interactive extrude.

g. Interactive Transparency
Fasilitas ini digunakan untuk memberikan warna transparan pada objek. Berikut ini contoh tampilan interactive transparency.

Tampilan interactive transparency.

17. Outline Tool

Fasilitas ini berfungsi untuk pengaturan outline objek dengan berbagai macam corak warna. Berikut ini contoh tampilan outline tool.

Tampilan outline tool.


18. Fill Tool 

Fasilitas ini berfungsi untuk mengisi objek dengan berbagai macam corakk warna. Berikut ini contoh fill tool. 

Tampilan fill tool.

19. Shape Edit

Fasilitas Shape Edit digunakan untuk melakukan perbaikan bentuk objek yang telah dibuat. Adapun pilihan toolnya seperti dibawah ini.

a. Shape Tool
Fasilitas ini digunakan untuk untuk mengedit bentuk objek. Berikut ini contoh tampilan shape tool.

Tampilan shape tool.

b. Knife Tool
Fasilitas ini digunakan untuk memotong dan memisahkan objek. Berikut ini contoh tampilan knife tool.

Tampilan knife tool.

c. Eraser Tool 
Fasilitas ini digunakan untuk membuang atau menghilangkan bagian dari objek. Berikut ini contoh tampilan eraser tool.

Tampilan Eraser Tool.

d. Smuge Brush Tool
Fasilitas ini digunakan untuk mengubah outline objek vektor dengan cara melakukan drag sepanjang outlinenya. Berikut ini contoh dari tampilan smuge brush tool.

Tampilan Smuge Brush Tool.

e. Roughen Brush Tool
Fasilitas ini digunakan untuk mengubah outline objek vektor. Berikut ini contoh tampilan roughen brush tool.

Tampilan Roughen Brush Tool.

f. Free Transfrom Tool
Fasilitas ini digunakan untuk mengubah posisi objek dengan menggunakan perputaran bebas. Berikut ini contoh tampilan free transfrom tool.

Tampilan Free Transfrom Tool.

20. Toolbar Standar

Toolbar adalah fasilitas yang berisi perintah sesuai gambarnya, contohnya New, Open, Save, dan Print. Berikut ini contoh tampilan toolnya.


Tampilan Toolbar Standar.

a. New
Fasilitas ini digunakan untuk mempersiapkan lembar kerja yang baru. Berikut ini contoh tampilan new.

Tampilan Tollbar New




b. Open
Fasilitas ini digunakan untuk membuka file CDR yang pernah disimpan. Berikut ini contoh tampilan open.

Tampilan Open.

c. Save
Fasilitas ini digunakan untuk menyimpan lembar kerja kita ke disk. Berikut ini contoh tampilan save.


Tampilan Save.

d. Print
Fasilitas ini digunakan untuk mencetak lembar kerja yang sedang dikerjakan (aktif). Berikut ini contoh tampilan print.


Tampilan Print.


e. Cut
Fasilitas ini digunakan untuk menghilangkan objek terpilih yang ada di lembar kerja dan menyimpannya didalam memori komputer. Berikut ini contoh tampilan cut. 

Tampilan Cut.

f. Copy 
Fasilitas ini digunakan untuk menggandakan objek terpilih dalam lembar kerja dan menyimpannya dalam memori komputer. Berikut ini contoh tampilan copy.

Tampilan Copy.


g. Paste
Fasilitas ini digunakan untuk memunculkan objek yang tersimpan dalam memori komputer hasil perintah Cut atau Copy. Berikut ini contoh tampilan paste.

Tampilan Paste.


h. Undo
Fasilitas ini digunakan untuk membatalkan perintah atau proses terakhir yang dilakukan. Berikut ini contoh tampilan undo.

Tampilan Undo.


i. Import
Fasilitas ini digunakan untuk mendatangkan atau mengambil file dari aplikasi lain. Berikut ini contoh tampilan import.

Tampilan Import.


j. Redo
Fasilitas ini digunakan untuk mengulangi kembali satu proses terakhir yang dibatalkan lewat perintah Undo. Berikut ini contoh tampilan redo.

Tampilan Redo.

k Export
Fasilitas ini digunakan untuk mengirim file dari CorelDRAW ke aplikasi lain. Berikut ini contoh tampilan export.

Tampilan Export.



l. Zoom
Fasilitas ini digunakan untuk mengatur tampilan lembar kerja yang sedang dikerjakan.

Tampilan Zoom.

m. Application Launcher
Fasilitas ini digunakan untuk mengaktifkan secara langsung modul sistem lain dari CorelDRAW, seperti Corel Capture.

Tampilan Appliacation Launcher.



21. Zoom Tool

Fasilitas Zoom Tool terbagi dalam dua perintah seperti berikut ini.

a. Zoom Tool
Fasilitas ini digunakan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan.

Tampilan Zoom Tool.



b. Hand Tool
Fasilitas ini digunakan untuk menggeser atau memindahkan lembar kerja ke tempat yang kalian inginkan.

Tampilan Hand Tool.

22. Curve Tool

Terdiri dari beberapa bentuk perintah seperti dibawah ini.

a. Freehand Tool
Untuk membuat garis lurus, garis lurus bersambung (zig zag), dan garis lengkung (kurva) dengan ketebalan yang berbeda - beda.

Tampilan Freehand Tool.

b. Bezier Tool
Untuk membuat garis lurus atau melengkung (kurva) dalam sekali waktu.

Tampilan Bezier Tool.

c. Polyline Tool
untuk membuat gambar garis lurus dan kurva dengan satu klik.

Tampilan Polyline Tool.

d. Artistic Media Tool
Untuk membuat garis artistic melalui media Preset, Brush, Sprayer, Calligraphic, dan Pressure.

Tampilan Artistic Media Tool.

e. Pen Tool
Untuk membuat garis lurus atau kurva hanya dengan satu proses klik saja.

Tampilan Pen Tool.

f. 3 Point Curve Tool
Untuk membuat garis dengan melalui tiga titil, yaitu titik awal, titik akhir kelengkungan garis tersebut.

Tampilan 3 Point Curve Tool.


g. Dimension Tool
Digunakan sebagai alat bantu untuk memberikan keterangan ukuran suatu bidang, yakni tinggi, atau sudut suatu bidang.

Tampilan Dimension Tool.



h. Interactive Connector Tool
Digunakan untuk menghubungkan dua buah objek atau lebih dengan menggunakan garis.

Tampilan Interactive Connector Tool.



23. Rectangle Tool

Ini terbagi menjadi dua yaitu :
a. Rectangle Tool yang digunakan untuk menggambar.
b. 3 Point Rectangle Point yang digunakan untuk menggambar objek berbentuk persegi empat dengan cara melakukan drag.

Tampilan Rectangle Tool.

24. Ellipse Tool

Terdiri dari beberapa perintah seperti dibawah ini.
a. Polygon Tool.
Digunakan untuk membuat objek yang mempunyai banyak sisi.

Tampilan Polygon Tool.


b. Grap Paper Tool
Digunakan untuk menggambar tabel. 

Tampilan Grap Paper Tool.

c. Spiral Tool
Digunakan untuk menggambar objek spiral dengan bentuk simetris.

Tampilan Spiral Tool.





























































5 Responses to "Belajar CorelDraw Bagi Pemula Lengkap Dengan Tutorialnya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel