Ananiah, Ghadab, Hasad, Ghibah, Dan Naminah Untuk Mempelajarinya

Ananiah artinya sifat orang yang selalu mementingkan diri sendiri. Dalam bahasa populer Ananiah bisa disebut juga "egois". Adapun orangnya disebut individualis. Sikap ananiah dapat ditemukan dengan mudah dalam kehidupan bermasyarakat. Misalnya mereka banyak yang tidak kenal dengan tetangga. Apa yang terjadi dengan tetangga pun tidak mereka pedulikan, yang penting bagi mereka adalah kekayaan dan kesenangan pribadi, tanpa harus memperdulikan keadaan masyarakat di sekitarnya.

Ananiah, Ghadab, Hasad, Ghibah, Dan Naminah Untuk Mempelajarinya

Sebenarnya kehidupan semacam itu justru bertentangan dengan hakikat manusia sebagai manusia sosial. Artinya manusia tidak dapat hidup tanpa orang lain. Banyangkan, bukankah untuk bisa berpakaian saja, kita membutuhkan peran orang banyak seperti penjahit, dan penjual kain. Dan bahkan untuk bisa makanpun membutuhkan peran orang lain, yaitu orang yang menyediakan beras, lauk pauk, dan sebagainya. Karena itu kita harus hidup bersama dengan orang lain. Tanpa orang lain kita bukan apa -apa dan tidak akan bsa menjadi apa - apa.

2. Contoh - contoh ananiah dalam kehidupan

Untuk lebih memahami pengertian ananiah sebagai berikut ini akan disajikan beberapa contoh sikap :

a. Orang kaya yang tidak mau mendermakan

Orang kaya yang tidak mau mendermakan sebagian hartanya untuk fakir miskin dan kaum duafa pada hakikatnya adalah orang yang egois. Orang itu mengira bahwa hartanya adalah miliknya mutlak padahal di dalam hartanya terdapat hak fakir miskin yang wajib diberikan. Logika kita pun dapa menerima bahwa sebagian harta orang kaya itu harus diinfakkan kepada kaum duafa, mengapa?Karena sesungguhnya kekayaan orang itu disebabkan oleh adanya peran orang - orang miskin. Misalnya jika orang itu pengusaha, peran kaum pekerja yang kebanyakan miskin itu sangatlah berperan dalam mensukseskan setiap proyek orang kaya itu. Jadi, sangat keliru jika ia berpikir bahwa harta yang dimiliki itu semata - mata kerja kerasnya.

Sebaliknya, kalau orang - orang kaya mau mendermakan sebagian hartanya untuk kaum duafa, akan timbul hubungan yang harmonis antara keduanya. Dampaknya, para pekerja itu akan lebih berkonsentrasi mengembangkan usahanya, sehingga dapat menambah kekayaan pemilik modal.

b. Orang yang tidak mau peduli terhadap penderitaan orang lain

orang yang tidak mau peduli terhadap penderitaan orang lain termasuk yang egois. Misalnya, tetangga atau teman kita sedang tertimpa musibah, sehingga mereka sangat membutuhkan pertolongan, sementara ktia tidak mau menolongnya, bahkan membiarkan mereka kelaparan. Kita lebih memilih untuk bersenang - senang di atas penderitaan oran g lain. Maka kita termasuk yang tidak beriman.

c. Perokok

Orang yang merokok di tempat umum termasuk orang yang ananiah. Bayangkan, demi kenikmatannya sendiri, kesehatan orang lain dikorbankan. Bukankah asap rokok yang keluar dari mulutnya membahayakan kesehatan dan mengganggu orang lain? Karena itu, kita tidak boleh merokok ditempat umum.

3. Bahaya Ananiah

Kita mengetahui sikap Ananiah adalah sikap yang tercela. Allah pun sangat mencela orang - orang yang memiliki sifat ananiah. Selain itu orang yang memiliki sifat ini juga akan dijauhi oleh teman - temannya, termasuk oleh tetangganyaa. Karena itu, sudah seharusnya kita menghindari diri dari sifat ananiah.

Sepintas orang melihat bahwa sifat ananiah hanya akan menguntungkan diri sendiri, kenyataan menunjukkan bahwa sifat ananiah hanya akan merugikan diri sendiri. Siapa sih orang yang suka terhadap orang yang pelit sebagai salah satu contoh anaiah? Jalannya rizqipun akan tersumbat karena orang lain tidak lagi mau berhubungan dengannya.

Bagaimana kehidupan di akhirat? Allah sangat membenci orang yang egois. Banyak ayat yang menjelaskan beratnya siksaan orang - orang yang tidak mau berzakat, sebagai salah satu bentuk ananiah.

Nah, kalau didunia tidak menguntungkan dan di akhirat pun akan mendapat siksaan, mengapa orang tetap memiliki sifat Ananiah? Kita harus menyadari bahwa sesungguhnya kita tidak bisa hidup sendirian. Manusia adalah makhluk sosial. Kita harus bisa bersama dengan orang lain. Untuk bisa seperti itu, jauhkanlah diri kita dari sikap egois.

0 Response to "Ananiah, Ghadab, Hasad, Ghibah, Dan Naminah Untuk Mempelajarinya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel