Macam Macam Gaya Bonsai

Macam-Macam Gaya Bonsai- mungkin kalian sering melihat tanaman Bonsai, keindahaannya menyerupai pohon aslinya yang ukurannya lebih besar berkli kali lipat. Bonsai adalah tanaman kerdil berupa duplikat pohon yang tumbuh di alam bebas dan sebagai karya seni yang hidup dengan gaya atraktif serta bntuk beraneka ragam. Seni bonsai sudah di kenal di daratan China sejak dinasti Tsin dan budaya ini lebih berkembang di masa dinasti Tang kemudian abad ke sebelas mulai masuk ke Jepang, akhirny merambah ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Dan berkembang dengan bermacam macam gaya bonsai, dari chokkan, Tachik, han kengai, shakan, kengai, hoki zukuri, fuki nagashi atau seperti tertiup angin, dan masih banyak lagi macam macam gaya bonsai lainnya.

Secara keseluruhan bentuk bonsai tradisional melambangkan keharmonisan dan keseimbangan alam semesta yang tergambar pada segi tiga asimetris dengan titik tertinggi melambangkan langit, terendah melambangkan bumi dan bagian tengah melambangkan manusia. Kemudin bentuk pohon miniatur yang berkesan tua dengan kriteria tertentu dapat membedakan bonsai dengan tanaman hias pot yang sering hanya menonjolkan segi keindahan dari daun, bunga, buah atau bagian dari tanaman lainnya.

Baca Juga Klasifikasi Hewan Vetebrata Dan Invetebrata

Untuk lebih mengenal ciri ciri bonsai, pertama di lihat dari ukurannya yang relatif kecil, sangat kecil atau kerdil, kemudian bentuknya sesuai dengan pohon asli yang tumbuh di alam, umurnya tua atau tampak tua (McDonald, 1975). Apabila kesemua unsur ini di padukan akan menghasilkan bonsai yang memiliki nilai estetika yang tinggi.

Memperhatikan bentuk bonsai, banyak ahli berpendapat bahwa hingga saat ini masih berpijak pada seni bonsai jepang dengan lima gaya dasar. Gaya dasar ini di tentukan oleh bentuk batang yang mulai dari pangkal akar sampai puncak mahkota. dalam bahasa jepang, kelima gaya dasar ini adalah sebagai berikut:

Chokkan/Tegak Lurus (Formal Upright)

Macam Macam Gaya Bonsai
Bonsai dengan gaya tegak lurus (Formal Upright) memiliki batang yang tegak lurus dari pangkal akar sampai ke puncak mahkota, melambangkan sesuatu yang tetap. Pangkal batang besar dan makin ke atas makin kecil dengan jarak antar cabang semakin merapat. Sistem perakaran kuat dan menjalar ke segala arah pada permukaan tanah.

Tachiki/Tegak Berliku (In-formal Upright)

Tachiki/Tegak Berliku (In-formal Upright)
Bonsai dengan gaya tegak berliku (Informal Upright) mempunyai batang yang tegak tetapi berlekuk lekuk membedakan dengan gaya tegak lurus, melambangkan suatu perubahan. Pangkal batang besar dan semakin mengecil ke arah puncak mahkota. Cabang bagian bawah lebih besar dari cabang atas dan seolah olah tumbuh pada setiap lekukan batang. Lekukan yang di bentuk mengarah ke kiri atau ke kanan dengan cabang mengarah ke depan sedikit menyerong dan terkesan wajar. Pertumbuhan akar menjalar kuat ke segala arah.

Shakan/Miring(Slanting)

Shakan/Miring(Slanting)
Bonsai dengan gaya miring (Slanting) merupakan batang yang tumbuhnya miring menggambarkan pohon yang berada di lereng. Memiliki pangkal batang yang lebih besar dari pucuk dan arah tumbuhnya seperti pada gaya tegak lurus tetapi sudut yang terbentuk berbeda antar cabang dan batangnya. Akarnya harus kuat menahan tegaknya pohon dan sebaiknya tumbuh ke segala arah sehingga bonsai kelihatan kokoh dan alamiah.

Baca Juga Fungsi Tulang Hasta Atau Ulna

Han Kengai/Setengah Menggantung(Semi Cascading)

Han Kengai/Setengah Menggantung(Semi Cascading)
Bonsai dengan gaya setengah menggantung (Semi Cascade) merupkan batang yang tumbuh miring setengah menggantung atau membengkok ke bawah tetapi ujungnya tidk lebih rendah dari bibir pot. Gaya ini menggambarkan pohon yang tumbuh di tebing curam atau di celah celah tebing sehingga arah batang membelok ke atas mencari sumber cahaya. Perakaran sama dengan gaya terdahulu dan sebaiknya menggunakan pot yang agak dalam.

Kengai/Menggantung(Cascade)

Kengai/Menggantung(Cascade)
Bonsai dengan gaya menggantung (Casade) merupakan batang yang menggantung atau membengkok kebawah dengan puncak mahkotanya melampaui bibir pot. Untuk menghindari hal ini sebaiknya di gunakan pot yang dalam. Mempunyai pangkal batang besar dan makin mengecil ke ujung. Cabang yang tumbuh ke atas membentuk mahkota baru tetapi besar cabangnya lebih kecil dari batang utama yang menjulur ke bawah. Perakaran harus kuat dan tumbuh ke segala arah.

Gaya lain yang tercipta adalah gaya yang memadukan kelima gaya dasar tersebut. Namun tetap pembuatnya harus mengikuti kaedah pembentukan bonsai secara umum yang dapat di bedakan sebagai berikut:
  • Bankan adalah bonsai seolah melingkar (Coiled)
  • Hoki Zukuri adalah bonsai dengan bentuk sapu terbalik (Broom).
  • Fuki Nagashi adalah bonsai dengan bentuk mengarah ke satu sisi seperti tertiup angin (Wind Swept).
  • Nejikan adalah bonsai dengan bentuk batang tergelintir (Twisted)
  • Ishizuke adalah bonsai yang tumbuh di atas karang (Rock Planting)
  • Sekijoju adalah bonsai dengan akar mencengkram batu (On The Rock)
  • Neagari adalah bonsai yang akarnya menonjol seolah menjadi batang utama (Ex-Passed Root).
Sampai di sini ulasan macam macam gaya bonsai, semoga dapat membantu dan memberikan pengetahuan baru, semoga bermanfaat bagi kita semua, terima kasih.


















0 Response to "Macam Macam Gaya Bonsai"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel