Fungsi Kontaktor Magnet, Konstruksi Dan Cara Kerjanya

Mediatutorial.web.id - Saklar Magnet atau yang lebih di kenal dengan kontaktor magnet, yang memiliki aksi menutup dan membuka akibat adanya tarikan magnet. Dari pengertian di atas, dapat kita simpulkan bahwa Fungsi dari kontaktor pada umumnya di gunakan sebagai pemutus dan penyambung arus listrik secara elektrik. Dibawah ini kita akan coba mengulas tentang fungsi kontaktor magnet, konstruksi dan cara kerjanya, kita buka dengan konstruksi kontaktor magnet.

Konstruksi Kontaktor Magnet

Fungsi Kontaktor Magnet, Konstruksi Dan Cara kerjanya
Bagian-bagian dari kontaktor magnet dapat kita simak di bawah ini yang terdiri dari:
  • Kumparan : berfungsi sebagai penghasil magnet apabila di aliri arus listrik
  • Besi : dari bahan ferro magnetik akan bergerak atau tertarik pada saat kumparan termagnetisasi
  • Pegas : berfungsi untuk mengaembalikan besi ke posisi semula apabila kumparan tidak termagnetisasi
  • Saklar/kontaktor : berfungsi untuk menghubungkan dan membukakan terminal-terminal.
Cara Kerja Kontaktor Magnet

Apabila kumparan di beri aliran listrik, maka akan timbul medan magnet yang menyebabkan kedua belah besi saling tarik menarik. Dan apabila kumparan tidak di aliri listrik lagi maka pegas mendorong atau menekan saklr kembali ke posisi semula.
kontaktor magnet

Pada setiap kontaktor dapat terpasang kontak yang jumlahnya di sesuaikan dengan kebutuhan. Oleh karena itu kontaktor banyak sekali vareasinya. Ada yang di lengkapi dengan empat kontak yang kesemuanya membuka apabila kumparan magnet tidak di aliri arus listrik.

Baca Juga Prinsip Kerja Transistor

Selain vareasi kontaknya yang bermacam-macam dari segi bentuk dan penggunaanpun kontaktor itu banyak jenisnya antara lain:
  • Kontaktor yang sudah langsung di lengkapi dengan Thermal Overload Relay
  • Kontaktor pembalik putaran (Reversing Contactors)
  • Kontaktor start delta yang di lengkapi dengan OL dan TR
Apabila satu set kontaktor terdiri atas beberapa komponen, maka kontaktor tersebut di sebut kontaktor kombinasi (Combintions Contactors).

Untuk bagian bagian utama pada kontaktor magnet, bagian bagiannya adalah sebagai berikut:
  • Kumparan magnet berfungsi untuk menarik lidah atau kontak kontak dari kontaktor pada saat kumparan magnet tersebut di aliri arus listrik.
  • Kontak utama adalah kontak yang langsung menyambungkan atau menghubungkan suber dengan beban sehingga pada kontak ini mengalir arus beban.
  • Kontak pembantu (auxsillary contact) mempunyai kemampuan menghantarkan arus yang kecil dan berfungsi untuk mengalirkan arus kontrol (arus kumparan magnet), setelah tombol start di lepaskan.
Dalam pemakaian kontaktor magnet yang harus di perhatikan adalah spesifikasi dari ukuran kontaktor. Spesifikasi ukuran kontaktor dapat di lihat pada label atau katalog yang isinya mencakup antara lain adalah sebagai berikut:
  • Kemampuan daya kontaktor di tulis dalam ukuran PK (HP). Penentuan besarnya HP yang akan di pergunakan tentu telah di sesuaikan dengan beban yang di pikulnya.
  • Kemampuan menghantarkan arus dari kontak kontaknya, di tulis dalam satuan amper. Apabila kemampuan menghantarkan arus dari kontak kontaknya lebih kecil dari arus yang mengalir, maka kontak-kontak tersebut akan menjadi panas sehingga kontaktor cepat rusak.
  • Kemampuan tegangan dari kumparan magnet, apakah untu tegangan 127 volt atau 220 volt, begitu pula frekuensinya. Kemmpuan tegangan dari kumparan magnet kontaktor dc (arus searah) umumnya kecil, yaitu mulai dari tegangan 24 volt, 12 volt, dan 6 volt.
  • Kemampun melindungi terhadap tegangan rendah, misalnya di tulis -20% dari tegangan kerja, maka daya magnetnya tidak akan kuat melawan gaya pegas. Sebaliknya apabila tegangan jala jala terlalu besar misalnya 15% di atas tegangan normal, maka kumparan magnetnya menjadi panas.
Dengan demikian, dari segi keamanan dan kepraktisan, penggunaan kontaktor magnet jauh lebih baik dari saklar biasa. Oleh karena apabila tegangan jala jala turun ataupun terputus, maka kontak kontaknya akan membuka dan tidak akan menutup kembali walaupun tegangan sudah normal, sebelum saklar utama di tekan.

Demikian sedikit pembahasan tentang fungsi kontaktor magnet, konstruksi dan cara kerjanya, semoga dapat membantu dan dapat bermanfaat bagi kita semua, terima kasih.


0 Response to "Fungsi Kontaktor Magnet, Konstruksi Dan Cara Kerjanya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel