Jumat, 22 Juni 2012

Video
Text

JAVA ME No.2: Pengertian CLDC, MIDP, dan MIDlet dalam JavaME


Banyak hal yang harus kita tau sebelum mengetikkan kode pertama kita dalam Java ME. Sama seperti judul atau title dari halaman ini, kita akan membahas mengenai CLDC, MIDP, dan MIDLet, karena ketiga istilah ini erat kaitannya dalam Java ME. Tutorial kali ini akan menjelaskan secara detail mengenai ketiga istilah tersebut, sehingga nantinya pengguna/pemula Java ME tidak kebingungan. Mari kita mulai,




A.Apa itu pengertian CLDC??
CLDC merupakan kepanjangan dari Connected Limited Device Configuration atau dalam bahasa indonesianya Konfigurasi Alat yang Terbatas yang Terkoneksi. Atau mungkin ada yang bisa menterjemakan selain terjemahan saya pribadi diatas?? (^^,) . Sebetulnya pengertian CLDC ini bisa kita lihat pada Wikipedia yang link nya sudah saya sertakan pada referensi footer halaman tutorial ini. CLDC ini merupakan spesifikasi framework dari Java ME application. Saya yakin anda sudah tau apa yang dimaksud ‘framework’ disini. Cuman yang saya sayangkan adalah kenapa mereka (Java dkk) memberi nama ‘configuration’, kenapa tidak framework saja? Kan lebih ngetrend. Sama seperti framework bahasa pemrograman lain, dalam CLDC ini terdapat libraries-libraries dan virtual machine supaya aplikasi yang kita buat dapat berjalan.

Pasti anda akan bertanya, kenapa di situ ada kata ‘limited’?

Kata limited dalam bahasa Indonesia artinya adalah terbatas. Dengan kata lain, CLDC adalah framework Java untuk peralatan yang terbatas seperti pagers dan mobile phone serta PDA. Kata ‘terbatas’ di sini mengacu ke beberapa hal seperti processing power (sumber daya), memory, graphical capability. Kita tahu bersama bahwa sebuah hape kan memang terbatas, baik catu daya, memory maupun tampilan layar. Nah, disinilah peran penting sebuah CLDC.

Sebuah peralatan pagers atau mobile phone biasanya memiliki spesifikasi seperti berikut ini, saya ambil dari Wikipedia supaya saya tidak dibilang suka mengarang (^^,):

•16-bit or 32-bit CPU with a clock speed of 16 MHz or higher
•At least 160 KB ROM allocated for the CLDC libraries and virtual machine
•At least 192 KB total RAM available to the Java platform
•Low power consumption, often operating on battery power
•Connectivity to some kind of network, often with a wireless, intermittent connection and limited bandwidth

Dengan sumberdaya yang terbatas seperti itu maka Sun/Oracle perlu mendesign sebuah framework supaya fungsi Java dapat berjalan sehingga lahir CLDC yang terangkai dalam Java Micro Edition. Dalam CLDC ini ada tidak semua Api Java SE didukung dan ditambahkan beberapa Api Java pendukung mobile device.

Selain CLDC , nantinya kita juga akan sering mendengar CDC?? Apakah CDC ini??

Hampir sama dengan CLDC, CDC merupakan kepanjangan dari Connected Device Configuration (tanpa limited). Bisa dibilang kalau CLDC merupakan framework Java untuk mobile device dan PDA, maka CDC ini untuk peralatan yang sumberdayanya (memory, graphic, dan lain lain ) lebih besar, seperti ‘set top boxes’.


B.Apa itu pengertian MIDP dan MIDlets?
Sekali lagi saya mencoba untuk memberikan bukti atau referensi, sehingga apa yang saya tuliskan di sini didukung oleh artikel lain dan bisa dipertanggungjawabkan, anda dapat melihat referensi mengenai MIDP pada footer dari halaman tutorial ini.

MIDP merupakan kepanjangan dari Mobile Information Device Profile, atau dalam bahasa indonesianya adalah Profile Informasi untuk Mobile. Sebelum kita membahas lebih jauh, perlu kita jelaskan mengenai ‘profile’.

Profile adalah kumpulan Api yang terdapat supaya aplikasi kita dapat berjalan pada peralatan tertentu. Saya juga heran kenapa mereka (Java dan kawan kawan) memberikan nama ‘profiles’. Bisa dibilang profiles ini berisi CLDC atau CDC yang dapat kita gunakan sebagai framework. Terdapat beberapa profile untuk mendukung device tertentu. Intinya setiap device/peralatan memiliki spesifikasi profile sendiri-sendiri. Dengan menyesuaikan profile untuk peralatan yang akan kita gunakan maka CLDC framework akan dapat bekerja sebagaimana mestinya.

Terdapat beberapa contoh profile yang terdapat dalam Wikipedia, seperti berikut ini:

Mobile Information Defice Profile (MIDP)
Profile ini didesign untuk Cell Phones. Ada 2 versi MIDP yang tersedia yaitu MIDP 1.0 dan MIDP 2.0. Aplikasi yang ditulis dengan profile ini disebut MIDlets.

Information Module Profile
Profile ini didesign untuk vending machine, networks cards, reuters, telephone boxes, dan peralatan yang lain yang lebih simple dan tidak terdapat tampilan / display. Untuk yang tidak tahu apa itu vending machine dapat melihat link Wikipedia berikut ini: http://en.wikipedia.org/wiki/Vending_machine

Doja Profile
Doja Profile didesign oleh NTT Docomo untuk mobile mereka yang disebut i-mode mobile phone.

Digital Set Top Box Profile
Didesign untuk set-top boxes dan beberapa peralatan serupa yang lain.

Oke, mari kita kembali ke MIDP, untuk membuat sebuah aplikasi berbasiskan Java ME, maka kita menggunakan MIDP. MIDP ini didukung oleh lebih dari 50 perusahaan mobile dan pengembang sotware yang tergabung dalam JCP (Java Community Process).

Lalu bagaimana dengan MIDlet?

MIDlet merupakan sebutan untuk aplikasi MIDP. Untuk mengenal lebih jauh mengenai MIDlets anda dapat melihat link yang telah saya sertakan dalam referensi di bawah ini.

OKe, tutorial ini sudah terlalu panjang, bila anda masih bingung dengan penjelasan di atas, anda dapat mencari penjelasan lain dalam pencarian Google. Pada tutorial berikutnya kita akan membuat video tutorial praktek membuat aplikasi dengan MIDP – CLDC dalam Java ME.
Sampai bertemu kembali pada tutorial berikutnya.

Link referensi:
http://en.wikipedia.org/wiki/Connected_Limited_Device_Configuration
http://en.wikipedia.org/wiki/Mobile_Information_Device_Profile
http://en.wikipedia.org/wiki/MIDlet


Please share bila tutorial ini cukup berbobot untuk anda!

MediaTutorial mengedepankan tutorial yang berkualitas. Semua penjelasan dipaparkan sedetail mungkin.
Please, bila tutorial ini membantu anda dan cukup berkualitas bagi anda mohon untuk share pada button sharing berikut ini.

Writen by: Okie Eko Wardoyo

Comments